4 Cara Cerdas Mencegah Pemborosan di Bulan Ramadhan

Tidak ada komentar 3242 views

Halo Semuanya!

Di bulan Ramadhan, otomatis kita mengalami perubahan kegiatan aktivitas sehari-hari. Mulai dari jam kerja, pola makan, pola tidur, hingga pola pengeluaran uang.

Jika kamu tidak berhati-hati, maka bisa jadi pengeluaran kamu akan lebih boros daripada bulan-bulan di luar Ramadhan.

Kok bisa?

Padahal kan logikanya dengan kita berpuasa, tidak makan siang akan menghemat banyak pengeluaran untuk makanan. Kenyataannya, pengeluaran di bulan puasa cenderung lebih tinggi secara signfikan dibandingkan bulan lain.

aditya_wicak / Pixabay

aditya_wicak / Pixabay

Tahukah kamu?

Ada banyak pengeluaran seperti persiapan buka puasa dan sahur, belanja kebutuhan Lebaran, dan mudik yang tentu memakan biaya yang tidak sedikit.

Managing Director dari situs pembanding produk keuangan HaloMoney.co.id, Jay Broekman, menyatakan bahwa pemborosan yang tidak diantisipasi di bulan Ramadhan dapat berakibat buruk dalam jangka panjang.

“Saat menyadari bahwa pengeluaran di bulan Ramadhan menjadi boros, sebagian orang mengambil jalan pintas dengan berhutang untuk persiapan mudik, menyiapkan angpao Lebaran dan THR, atau belanja kebutuhan Lebaran. Hal ini tentu berakibat tidak baik dalam pengelolaan keuangan jangka panjang,” kata Jay.

Yang sangat fatal adalah, jika kamu sampai menggunakan pinjaman demi memenuhi kebutuhan di masa Lebaran, itu bisa berdampak sistemik, akibatnya kamu perlu menunggak hutang jangka panjang dan juga membayar biaya bunga.

Untuk mencegah pemborosan di bulan Ramadhan, ada 4 cara cerdas yang dapat kamu lakukan.

Membuat Budgeting Khusus Ramadhan

Cara pertama yang dapat kamu lakukan adalah membuat anggaran khusus bulan Ramadhan. Bagaimanapun juga, kamu perlu cermat membuat anggaran sederhana untuk pengeluaran sehari-hari di bulan Ramadhan ini.

Misalnya, kamu dapat memperkirakan berapa jumlah uang yang digunakan untuk membeli hidangan berbuka puasa dan sahur, yang mungkin tadinya tidak ada dalam komponen pengeluaran sehari-hari. Usahakan agar kamu tetap membuat penyisihan untuk tabungan, setidaknya 10% dari penghasilan kamu.

 

Membeli Persiapan Lebaran Sedini Mungkin

Cara kedua yang umum dilakukan lagi adalah membeli berbagai persiapan Lebaran sedini mungkin. Saat memasuki bulan Ramadhan, berbagai harga kebutuhan pokok dan persiapan Lebaran cenderung naik tinggi. Selain itu, pusat perbelanjaan yang cenderung penuh di musim ini membuat kamu akan kesulitan untuk berbelanja kebutuhan Lebaran. Ini akan menghemat banyak tenaga dan waktu kamu, di samping menghemat uang juga tentunya.

 

Do it Your Self

Cara ketiga tentunya dengan memanfaatkan kreativitas dalam memenuhi beberapa kebutuhan Ramadhan. Beberapa kebutuhan Ramadhan dapat dibuat sendiri atau bersama dengan keluarga dan teman-teman untuk berhemat. Misalnya, kamu dapat membuat sendiri desain kartu ucapan Lebaran dan angpao Lebaran. kamu juga dapat membuat parsel Lebaran sendiri dengan membeli isian dan keranjang pembungkus terpisah. Cara ini jauh lebih hemat daripada membeli parsel yang sudah jadi.

 

Memanfaatkan Promo Untuk Belanja

Cara terakhir adalah dengan memanfaatkan promo khusus bulan Ramadhan. Di bulan ini, akan banyak toko atau merchant yang menghadirkan promo berkaitan dengan Ramadhan. Umumnya, promo yang dihadirkan dapat berupa diskon dan cicilan 0% saat belanja dengan kartu kredit, atau belanja dengan nominal tertentu untuk mendapatkan diskon. kamu dapat mencari informasi seputar promo di internet, atau tanyakan kepada teman kamu yang sering update dengan informasi promo belanja.

Jadilah bijak dalam mengantisipasi pemborosan di bulan Ramadhan. Dengan demikian, arus kas keuangan jangka panjang kamu tidak akan terganggu.

Tinggalkan pesan "4 Cara Cerdas Mencegah Pemborosan di Bulan Ramadhan"