Mana yang Lebih Baik, Kredit Mobil Bekas Atau Kredit Mobil Baru?

3 comments 5336 views

Hal-Hal Yang Harus Diperhatikan Dalam Kredit Mobil

Halo semuanya! Menurut teori, bagi kamu yang berusia 25-30 tahun rata-rata termasuk dalam kategori orang yang baru mulai bekerja, mendapatkan pekerjaan/penghasilan tetap. Betul tidak? 🙂

Namun juga, kalian termasuk kelompok orang yang memerlukan pembiayaan untuk pernikahan, membeli rumah pertama, perabotan rumah, kendaraan pertama, dan persiapan keuangan untuk anak pertama.

Artinya, sebagian besar penghasilan kamu dialokasikan untuk cicilan rumah dan kendaraan, serta memenuhi perabotan rumah tangga dan persiapan persalinan, dan perlengkapan anak pertama.

Nah, pada posting kali ini, saya akan membahas mengenai kebutuhan untuk mobilitas, kebutuhan untuk membeli kendaraan dan lebih tepatnya kebutuhan untuk membeli mobil. Terutama bagi kamu yang berusia 25-35 tahun, memiliki mobil merupakan salah satu kebutuhan, apalagi mereka yang memiliki anak bayi.

Seperti judul diatas, sebenarnya mana sih, yang lebih untung? Membeli mobil baru atau bekas? Membeli dengan cara kredit mobil bekas atau kredit mobil baru? Atau lebih baik membeli dengan cara cash?

Pertanyaan diatas sering ditanyakan tidak hanya oleh kamu yang ingin memiliki mobil pertama, namun juga bagi beberapa orang yang ingin meng-update mobil yang dimiliki.

Keputusan yang diambil tentunya berkaitan dengan faktor keuangan dan kebutuhan. Sebagian orang memilih kredit mobil bekas karena pertimbangan harga yang lebih murah. Namun, sebagian lagi memilih kredit mobil baru karena dianggap lebih menguntungkan. Untuk membantu kamu dalam memutuskan, perhatikan hal-hal berikut:

 

Jujurlah Pada Kondisi Keuangan Kamu

Gak usah dipaksakan! Ingat kebutuhan kamu masih banyak, mulai dari cicilan rumah, mengisi perabotan dan rencana finansial untuk si buah hati. Maksudnya disini tidak perlu kemakan gengsi dengan memaksakan diri membeli mobil terkini!

Fungsi dari mobil adalah prioritas pertama kamu dalam mengambil keputusan, mobil bekas kalau kondisinya masih oke, boleh lah!.

Lain halnya jika kamu bisa memastikan bahwa dana yang kamu miliki bisa untuk membeli mobil baru, makin bagus lagi apabila bisa membeli mobil baru secara tunai.

Namun kalau hitungan cicilan mobil baru kamu masih bisa maksimal 30% persen (sudah termasuk cicilan yang lain) dari penghasilan kamu dan kamu sudah memiliki rencana matang untuk pos pengeluaran lain, maka ambilah kredit mobil baru, dengan harapan selama pemakaian tidak akan terlalu ‘rewel’.

Meditations / Pixabay

Meditations / Pixabay

 

Gengsi Vs Harga Jual Kembali

Memang sih, mobil baru sudah pasti sempurna segalanya, dari segi fisik, mesin dan lain-lain kita tinggal pakai saja tanpa harus mikir biaya untuk perawatan selain service rutin.

Sedangkan mobil bekas jauh lebih murah, namun tentu saja ada kekurangan fisik dan kondisi mesin mobil, sehingga kita perlu menyiapkan extra cash untuk perawatannya. Tapi sebenarnya bisa disiasati, belum tentu setiap kamu membeli mobil bekas akan banyak masalah.

Banyak juga loh, mobil bekas yang masih memiliki kondisi mesin yang bagus. Apalagi, jika mobil bekas yang kamu beli baru 3-5 tahun pemakaian. Plus, saat ini beberapa ATPM mobil memberikan jaminan garansi suku cadang mulai dari 3 – 5 tahun.

Membeli mobil baru memang memiliki gengsi sendiri. Kamu akan mendapatkan reputasi dari lingkungan kamu dan kepuasan diri tentunya karena mendapatkan model terkini. Kembali lagi saya ingatkan kalau finansial kamu mendukung, silahkan. 🙂

Yang harus diperhatikan adalah, mobil bukanlah investasi!

Mobil adalah aset yang akan mengalami penurunan harga. Bahkan, beberapa merk mobil tertentu akan mengalami penurunan harga jual yang luar biasa di tahun-tahun pertamanya.

Disini saya tidak akan mendiskusikan brand mobilnya, namun secara keseluruhan, depresiasi harga pada saat kita membeli mobil baru menjadi salah satu alasan, mengapa membeli mobil bekas menjadi pilihan tepat dan menarik. 🙂

Ini survey ringan saja, kalau kita lihat harga pasaran, mobil baru biasanya akan mengalami penurunan harga 20-30 persen, di tahun-tahun pemakaian pertamanya. Namun, asiknya di Indonesia (saya gak tahu kalau negara lain) walau terjadi penurunan, rata-rata harga jual kembali mobil bekas (merk dan tipe tertentu) gak akan jatuh drastis seperti halnya mobil baru.

 

Picsues / Pixabay

HOT INFO: Saat ini sedang ada promo dari Toyota, dimana kita bisa melakukan test drive gratis untuk Toyota Agya dan Toyota Innova. Kita cukup submit registrasi pada websitenya, kemudian dealer Toyota terdekat dengan lokasi kamu, akan menghubungi kamu untuk penjadwalan test drive. Silakan klik disini untuk mendaftar test drive Toyota Agya dan klik disini untuk mendaftar test drive Toyota Innova.

Mobilnya Mau Dipake Buat Apa?

Saya ulangi, mau beli mobil baru atau bekas, keduanya tidak memiliki nilai investasi yang baik dan harga jualnya pasti turun karena ini adalah aset komsumsi.

Tapi, membeli mobil bisa juga menguntungkan, kalau kamu memiliki jiwa entrepreneur dan mobilnya memang tidak untuk kamu pakai sehari-hari.

Misalnya, kamu manfaatkan untuk sambilan rental mobil? Atau memang sebagai driver taksi online yang belakangan marak dan dibutuhkan di Jakarta? Atau kamu minat untuk memulai usaha jual-beli mobil?

Kalau memang tujuan kamu membeli mobil untuk bisnis, mau memilih opsi kredit mobil bekas atau mobil baru? Menurut saya keduanya sama saja, untung atau tidak, bergantung pada pengaturan keuangan dan manajemen risiko kamu.

Jadi beli mobil mau dipake buat apa?

Kesimpulan awal:

  1. Membeli mobil adalah aset konsumtif, harga jual pasti turun dan bukan untuk investasi.
  2. Belilah mobil baru apabila sudah tidak ada lagi rencana pengeluaran untuk kebutuhan lainnya, dan apabila membeli secara kredit, pastikan masih dalam batas yang tidak mengganggu pengeluaran rutin kamu (besaran cicilan maksimal 30 persen dari total penghasilan).
  3. Jangan prioritas pada gengsi, tetapi fungsi. Kalau memang untuk dipakai sendiri, menurut saya pribadi, IMHO, belilah mobil bekas dengan kondisi terbaik (seleksi dengan cermat dalam membeli). Sehingga uang sisa pembelian mobil, bisa dialokasikan untuk hal produktif lainnya seperti menabung atau dana darurat.
  4. Sebisa mungkin membeli dengan cash. Kenapa begitu? Penjelasannya dibawah ini.

 

 

Membeli Mobil Sebaiknya Kredit atau Cash?

Ini pertanyaan yang bagus, dan mendasar. Iya saya tahu, tuntutan gaya hidup, terutama buat kamu yang tinggal di perkotaan membuat semua orang berlomba untuk beli mobil impian. Yakin kamu mau beli mobil hanya untuk gengsi semata?!

Ditambah lagi beberapa orang melakukan pembelian mobil bekas atau pun mobil baru, via kredit. Cara ini dianggap cara paling baik dan mudah dalam memiliki kendaraan roda empat. Betulkah?

Tahukah kamu? bunga cicilan untuk kredit mobil bekas lebih besar daripada kredit mobil baru.

Cicilan untuk kredit mobil baru dengan simulasi kredit pinjaman Rp 150 juta dengan jangka waktu 3 tahun sekitar 5-10% per tahun, sedangkan untuk kredit mobil bekas, dengan perhitungan simulasi yang sama bunganya 7%-15% per tahun.

Diatas, perhitungan sampling saja dari lembaga pembiayaan maupun bank, silahkan cek ricek kembali, lebih mudahnya kamu bisa menggunakan layanan situs keuangan finansial yang tersedia. (googling please)

Selain itu, terdapat juga biaya asuransi dalam pembelian kredit mobil bekas ataupun baru. Biasanya semakin tua usia kendaraan yang kita akan beli, maka semakin mahal biaya premi asuransi kredit mobil.

viganhajdari / Pixabay

 

Asuransi pada Kredit Mobil Bekas ataupun Baru

Setahu saya, ada dua jenis asuransi, yaitu “all risk” dan “total lost only (TLO)”. Penjelasannya sebagai berikut:

  1. Asuransi Mobil Total Loss Only (TLO)

Artinya klaim asuransi ini bisa dilakukan jika kita “kehilangan total”. Yang dimaksud dengan kehilangan total adalah kerusakan kendaraan di atas 75% atau kehilangan, kemalingan, atau perampasan.

Apabila damage yang dialami kurang dari 75% kamu tidak mendapatkan ganti rugi. Angka 75% diasumsikan mobil tidak dapat dipakai lagi. Kelebihannya, asuransi TLO lebih murah daripada asuransi all risk.

  1. Asuransi Mobil All Risk

All risk gampangnya adalah ‘segala risiko’. Artinya apapun bentuk damage di mobil kamu, mulai dari rusak ringan sampai berat, sampai kehilangan, kecurian, kerampas semua bisa diganti oleh pihak asuransi.

Lecet sedikit saja, semisal disundul sepeda motor dari belakang, kamu sudah bisa mengajukan klaim, namun tentu saja biaya preminya lebih besar dibandingkan asuransi TLO.

Kamu bisa memilih sesuai kondisi dan kebutuhan. Tipsnya begini, supaya irit, ambil asuransi all risk di tahun pertama, karena biasanya mobil masih mulus bingiit, tapi ditahun berikutnya ambilah opsi asuransi TLO supaya lebih hemat.

Oke, kembali ke pertanyaan awal, membeli mobil via kredit, entah kredit mobil bekas atau kredit mobil baru, sebenarnya dari sisi perencanaan keuangan tidak disarankan (kecuali pembelian untuk bisnis/usaha), karena spending kita tentunya akan jauh lebih besar dari nilai riil mobil itu sendiri pada akhir pelunasan kredit kamu.

Paling engga, penurunan harga mobil baru terjadi pada 2 tahun pertama, biasanya, harganya relatif bisa turun sampai dengan 30% dari harga beli. Jadi membeli mobil dengan cara kredit sebetulnya kurang bijak, sekali lagi kecuali kamu beli untuk tujuan bisnis/usaha.

Psstt…

diakhir artikel ini, saya akan share checklist untuk mengukur kesiapan finansial kamu sebelum membeli mobil.

 

 

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Mobil Bekas/Baru

Kalau kamu kredit mobil bekas atau baru, barangkali ini yang akan kamu dapatkan:

  1. Kebutuhan untuk operasional, dengan cepat bisa memiliki mobil, terutama buat kamu yang baru saja berumah tangga dan memiliki baby. Intinya adalah keuntungan non finansial yang ini tidak dapat diukur dengan uang.
  2. Kamu bisa mengatur dan mengalokasikan pengeluaran rutin bulanan yang ada, sepanjang masih dalam batas 30% (termasuk cicilan lain) dari total pemasukan bulanan kamu.
  3. Apabila ada kebutuhan lain yang sifatnya juga mendesak, pembagian alokasi dengan membeli mobil secara kredit bisa sangat berguna. Karena sisa uang cash yang kita punya bisa kita gunakan untuk keperluan lain terlebih dahulu.

Kerugian kalau kamu kredit mobil bekas atau baru adalah:

  1. Harga riil mobil turun, dan jatuhnya lebih mahal, sementara kita menanggung beban total cicilan sampai lunas, dan apabilla sampai telat mencicil akan dikenai penalty atau bunga tambahan, atau bahkan mobil itu bisa disita apabila telat bayar lebih dari tiga kali.
  2. Kalau kamu tidak bisa melunasi cicilan, biasanya ada 2 opsi, mobil akan ditarik oleh dealer dan dijual lagi, jika laku lebih tinggi maka uangnya akan dikembalikan, atau yang kedua kamu yang musti repot menjual mobil, untuk kemudian melunasi total kekurangan cicilan beserta bunganya.
  3. Meningkatnya beban pengeluaran bulanan untuk membayar cicilan kredit mobil.

StockSnap / Pixabay

 

Simulasi Kredit Mobil

Untuk lebih gampang lagi, coba kita ilustrasikan berikut, semisal kamu ingin membeli mobil seharga Rp 150 juta secara kredit selama 3 tahun dengan bunga katakanlah 7% per tahun. Artinya uang muka yang harus disiapkan menurut Surat Edaran Ekstern Nomor 14/10/DPNP dari Bank Indonesia adalah minimal 30% yaitu Rp 50 juta. Dengan uang muka sebesar Rp 50 juta, maka cicilan per bulan akan sebesar Rp 3,4 juta

Harga mobil Rp 150.000.000
Jangka waktu kredit mobil 3 tahun (36 bulan)
Suku bunga/ tahun 7%
Uang muka Rp 50.000.000
Cicilan/bulan Rp 3.360.000
Total Cicilan (36 bulan) Rp 120.960.000
Biaya administrasi (estimasi) Rp 5.000.000
Total pembelian mobil secara kredit (DP+Administrasi+Cicilan) Rp. 175.960.000

Dari ilustrasi diatas, maka total uang yang akan kamu keluarkan selama 3 tahun sebesar Rp 176 juta. Padahal mobil itu dalam 3 tahun mendatang akan mengalami depresiasi, katakanlah menjadi harga Rp 120 juta.

Kalau kita hitung dengan kasar, nilai riil mobil itu, kita rugi sebesar Rp 55 jutaan. Ilustrasi diatas sebagai gambaran dan menegaskan bahwa mobil bukanlah alat investasi! Terkecuali kamu memanfaatkannya untuk tujuan bisnis.

Satu lagi, ini yang seringkali kita lupakan, yaitu perhatian kita dalam pembelian kredit mobil, hanya terpaku pada kemampuan membayar cicilan tiap bulannya.

Padahal kita juga harus memperhatikan biaya operasional saat memiliki mobil. Semisal biaya servis rutin, BBM, dan pajak tahunan kendaraan, ini juga harus kamu pertimbangkan dalam beban pengeluaran rutin kamu nanti.

Menurut hemat saya, IMHO yah, bila kita ingin membeli mobil, dengan prudent adalah dengan membeli mobil second (dalam kondisi sangat ok) dan dibeli tunaiMobil bekas dalam kondisi OK dan tunai!

Alasannya adalah:

  • Kalau kamu ga mikirin gengsi, mobil bekas yang masih dalam keadaan bagus gak kalah nyaman dengan mobil baru loh!. Perlu diingat setiap begitu mobil baru nyetuh tanah (on the road) maka seketika itu juga harganya akan turun.
  • Tunai atau cash! Karena untuk meminimalkan beban biaya konsumtif, yang tentu saja lebih baik dialihkan untuk kredit produktif, semisal membeli rumah atau tanah atau apartemen, akan menjadi aset tetap dan memiliki nilai investasi tinggi.

 

Tapi kedua poin diatas, bukanlah harga mati, artikel ini sifatnya untuk panduan saja.

Jadi begini..

Kondisi ekonomi tiap orang berbeda, mungkin kamu termasuk golongan ekonomi menegah ke bawah atau mungkin menengah ke atas, begitu pula nasib dan rejeki setiap orang pasti berbeda.

Artinya dengan adanya fasilitas kredit merupakan solusi untuk mengurangi beban pengeluaran sekaligus mencukupi kebutuhan. Paling engga, bisa membantu dalam menata finansial keluarga dalam jangka pendek. 🙂

Keputusan yang akan kamu ambil, bukan berarti benar atau salah, untung atau rugi, yang penting adalah kamu paham betul yang akan kamu lakukan karena baik buruknya kamu yang akan mengambil hikmahnya. *seriusamat

Kredit juga bukanlah sesuatu yang menakutkan dan harus dihindari jika kamu bisa mengaturnya.

Contoh lain adalah kartu kredit. Banyak orang yang bilang hati-hati kalau pake kartu kredit, kamu bisa terjebak!

Malah bagi saya kartu kredit justru bisa bermanfaat. Asal jangan sampai menunggak pembayaran tagihan, saya bahkan bisa mengatur sebagian pembayaran kebutuhan rutin bulanan dengan kartu kredit, plus memanfaatkan point reward supaya dapat potongan. 🙂

 

Masih Kekeuh Ingin Kredit Mobil?

Kalau pertanyaan kamu berikutnya adalah:

Kalau gak kredit, kapan bisa beli mobilnya??

Cara mensiasatinya adalah usahakan untuk mengajukan kredit via bank dahulu agar bisa mendapat bunga lebih rendah, jika ditolak oleh bank, barulah mencoba mangajukan via perusahaan financing. Bisa juga kamu bandingkan dengan teliti meminjam via Kredit Tanpa Agunan (KTA) vs Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Beberapa dari kamu mungkin memiliki fasilitas khusus dari kantor, seperti kemudahan untuk KTA dengan bank tertentu karena bekerjasama dalam Payroll gaji bulanan kamu.

Atau bisa juga ada fasilitas pinjaman koperasi yang memberikan pinjaman lebih murah daripada KKB. Mana yang lebih hemat, teliti dengan cermat!

Kemudian, selalu rawatlah mobil yang kamu beli, karena mobil yang terawat akan menghabiskan biaya pemeliharaan lebih rendah daripada mobil yang tidak terawat.

Satu lagi, ini bisa berguna buat kamu, saya telah membuat dokumen spreadsheet, berupa checklist yang dapat mengukur kesiapan finansial sebelum kamu membeli mobil. Silakan download gratis, di bawah ini. 🙂

Terima kasih dan Selamat Membeli Mobil!

  1. Inilah Bulan yang Paling Tepat untuk Membeli Mobil . Blog Finansial1 tahun ago

    […] Silakan baca artikel: Mana yang Lebih Baik, Kredit Mobil Bekas Atau Kredit Mobil Baru? […]

    Balas
  2. author

    joko10 bulan ago

    Ya, artikel ini sangat baik terutama bagi para costumer pembeli mobil yang dananya pas2an ataupun masih pikir2 diantara membeli kebutuhan yg lainnya atau membeli mobil? . Saya juga menjual mobil2 baru dan second, truk, ada juga motor2 baru dan second. Bagi yang ingin membeli silahkan menghubungi email saya di joko.masmu@gmx.com dan jgn lupa mencantumkan no tlp/hp yg bisa dihubungi.

    Balas
  3. kredit Mobil Baru atau Mobil Bekas | Daihatsu Palembang - Daihatsu Palembang8 bulan ago

    […] Selain itu, terdapat juga biaya asuransi dalam pembelian kredit mobil bekas ataupun baru. Biasanya semakin tua usia kendaraan yang kita akan beli, maka semakin mahal biaya premi asuransi kredit mobil.sumber blogfinasial.com […]

    Balas

Tinggalkan pesan "Mana yang Lebih Baik, Kredit Mobil Bekas Atau Kredit Mobil Baru?"