25 Cara Cerdas Menabung, Sumpah, Kamu Harus Baca ini

1 komentar 8017 views

Sebenarnya, bagaimana sih cara menabung dan menghemat uang yang efektif?

Saya rasa itu common questions yang sering ditanyakan..

Banyak orang bilang kalau menabung itu semakin sulit dilakukan karena biaya hidup yang tiap hari semakin tinggi. Hal itu bisa jadi benar adanya.

Di sisi lain, menabung kelihatan tidak mungkin dilakukan karena cara pandang kita sendiri tentang penggunaan uang yang sempit. Kita sering membelanjakan banyak uang tanpa kita sadari, Hayo, ngaku! 😀

Tahukah kamu, menabung itu sebenarnya gak bergantung sama pendapatan dan pengeluaranmu. Biar lebih gampang, saya coba rangkum beberapa hal yang bisa dilakukan untuk merubah caramu dalam mengatur keuangan:

cerdas menabung

  1. Berhentilah Berhutang

Beberapa orang mungkin situasinya begini, “Gak mungkin menabung dalam keadaan seperti ini.  Cicilan saya sudah cukup banyak.” Jadi, mereka pasti tidak akan berpikir untuk menabung.

Ayo! biasakan untuk menahan pengeluaran yang tidak perlu, seperti menahan diri untuk mengunakan kartu kredit, dan sebisa mungkin untuk tidak berhutang. Budayakanlah hidup HEMAT dalam keseharian kamu. Karena, pada akhirnya semakin kecil hutangmu, semakin besar kesempatanmu untuk bisa menabung.

Semisal begini, bagi keluarga muda yang baru saja menikah, pasti mendambakan untuk punya mobil, tapi disatu sisi sebetulnya pada saat kamu mulai menikah dan keluarga banyak kebutuhan yang harus disiapkan. Seperti rumah, perabotan, perlengkapan bayi, dan sebagainya.

Untuk itu, bagi kamu yang berencana membeli mobil kamu bisa download finansial checklist yang akan membantu kamu mengambil keputusan sebelum membeli mobil.

Jangan sampai kamu memaksakan diri membeli mobil dengan cara kredit, padahal cicilan bulanan kamu sudah besar!.

Dan, jangan khawatir ini gratis.

 

  1. Jangan Tergiur Kemudahan Kredit

Begini, kewajiban untuk membayar kredit atau cicilan secara berkala akan menyebabkan orang susah menabung. Contohnya pada budaya beli sekarang, bayar kemudian, yang ada pada kartu kredit.

Daripada membeli sebuah barang dengan kredit 12 bulan ditambah bunga yang harus dibayarkan setiap bulannya, lebih baik kamu menahan diri menabung selama beberapa bulan saja untuk membeli barang tersebut secara cash.

Uang yang kamu bayarkan untuk bunga dari cicilan itu bisa kamu gunakan untuk tambahan dalam pengeluaran yang akan datang. Ingat sebelum membeli sesuatu, identifikasi, ini kebutuhan atau sekedar kemauan?

stevepb / Pixabay

stevepb / Pixabay

  1. Lunasi Semua Hutang

Susunlah daftar semua hutangmu. Pikirkanlah strategi untuk mengurangi jumlah hutang tersebut.

Salah satu cara realistis yang bisa dilakukan adalah fokus terhadap satu hutang sampai bisa terlunasi sepenuhnya. Pilihlah hutang yang paling kecil sebagai titik awalmu dalam usaha melunasi semua hutang.

Setiap bulan, buatlah target untuk meningkatkan usahamu dalam melunasi hutang. Sebagai contoh, jika bulan-bulan sebelumnya kamu bisa melunasi dua juta rupiah selama dua bulan, cobalah atur sedemikian rupa pengeluaran kamu supaya bisa menyisihkan lebih untuk membayar cicilan itu lebih cepat.

Selama proses ini stabil kamu lakukan, kamu konsisten menyisihkan pendapatan, pada akhirnya kamu dapat mengatasi dan melunasi semua hutang. Intinya adalah mindset dan fokus!

Dan setelah itu, kamu dapat memiliki kebebasan dalam pengaturan uang karena sudah terbebas dari lilitan hutang. Wohoooo!

 

  1. Pertimbangkan Konsolidasi Hutang

Jika kamu sedang berjuang untuk melunasi hutang, ajukanlah permohonan konsolidasi hutang. Kadang kita memiliki cicilan lebih dari satu pinjaman.

Konsolidasi hutang adalah kamu mempunyai pinjaman baru dan menggunakan uang pinjaman itu untuk melunasi beberapa utang yang terpisah.

Tapi hati-hati, konsolidadi hutang itu ada baik dan buruknya, coba perhitungkan dengan cermat dan teliti. Perhitungkan juga biaya administrasi dalam kamu mengkonsolidasikan pinjaman.

Bandingkan pinjaman satu dan yang lain, semisal begini kamu punya cicilan mobil dan sepeda motor pada lembaga pembiayaan, namun ternyata ada fasilitas dari Bank atau Koperasi di kantor kamu, yang setelah kamu hitung jauh lebih hemat cicilan bulanannya.

Dengan kamu konsolidasikan hutang, dan kamu hitung biaya-biaya administrasinya, ternyata bisa hemat 100-300k per bulan. Dan selisih itu kan bisa untuk ditabung? 🙂

 

  1. Investasikanlah Modal yang Kamu Punya

Ayo berinvestasi. Salah satunya adalah dengan membeli rumah atau properti. Menyewakan rumah dapat dikategorikan sebagai investasi. Cara berpikirnya itu seperti ini: Uang yang kamu dapat dari menyewakan rumah selama 10 tahun misalnya, itu bisa digunakan untuk membayar hampir setengah dari biaya untuk memiliki rumah itu sendiri.

 

  1. Bayar Ekstra Kredit Bulanan Rumah Kamu

Dengan membersihkan dirimu dari berbagai hutang yang tak perlu, kamu akan memiliki uang lebih. Salah satu cara pintar untuk menggunakan tambahan uang tersebut adalah dengan membayar ekstra kredit bulanan rumah. Hal ini akan mengurangi sisa waktu pelunasan rumah dan juga mengurangi bunganya.

 

  1. Siapkan Beberapa Kategori Tabungan

Buatlah beberapa kategori tabungan untuk tiap target yang ingin kamu capai. Sebagai contoh: satu kategori tabungan untuk rencana liburan, lainnya lagi untuk merenovasi rumah, dan juga yang paling penting, tabungan untuk keperluan darurat. Hal ini akan sangat berguna karena bisa memonitor progres tabunganmu untuk memenuhi target itu.

 

  1. Tabung Dulu, Baru Belanja

Kita biasanya menentukan berapa uang yang bisa ditabung dengan menjumlah semua pengeluaran dan kemudian mengalokasikan sisanya untuk ditabung.

Itu sebenarnya cara terbalik. Prioritaskan tabungan terlebih dahulu sebelum membelanjakan uangmu. Hal yang paling penting adalah untuk tidak menganggap menabung sebagai hal yang terakhir untuk dilakukan. Sekali lagi, ini mindset!

stux / Pixabay

stux / Pixabay

  1. Siapkan Budget untuk Menabung

Kategorikan menabung sebagai pengeluaran dalam penentuan budget bulanan. Pastikan hal itu menjadi prioritas dibandingkan uang untuk life style. Lakukan ini dan kamu akan melihat perkembangannya dalam waktu dekat.

 

  1. Kurangi Gaji Bulananmu di Akun Bank untuk Ditabung

Buatlah akun bank yang secara otomatis mengurangi gajimu tiap bulan untuk ditabung. Dengan cara ini secara tidak langsung secara berkala menabung. Hal ini efektif loh, karena kebiasaan menabung itu sendiri dapat terpaksakan dari pengurangan gaji tiap bulannya.

 

  1. Tidak Menghabiskan Uang Setara dengan Menyimpan Uang

Salah satu cara termudah untuk menabung adalah dengan tidak menggunakan uang. Dengan mengurangi pembelian yang kurang perlu, kamu akan secara tidak langsung telah menabung. Tidak menggunakan uang dan menyimpannya itu lebih baik daripada mencari alasan untuk membelanjakannya.

 

  1. Pikirkan Matang-Matang Setiap Pembelian

Sebelum melakukan pembelian, tanyakan kepada dirimu sendiri apakah pembelian tersebut itu dibutuhkan atau tidak. Semisal, kamu yang suka ngopi, nongkrong setiap malam di coffeshop tentu saja boros.

Sesekali boleh dilakukan, namun biasakanlah meminum air putih karena itu lebih sehat dan gratis. Memilih pilihan pembelian yang lebih murah juga memungkinkanmu untuk bisa menabung. Ngopi aja di warung! 😀

 

  1. Menawar itu Perlu

Kemampuan untuk bisa menawar harga barang adalah hal yang sangat berguna. Terutama dalam pembelian besar, itu Skill! Usahakan membeli barang di toko independen, ruko, maupun pasar. Biasanya mereka mau untuk menegosiasikan harga barang dan kamu bisa mendapat barang dengan harga yang lebih murah. Kadang gak harus beli sesuatu di Mall besar kan?

 

  1. Membeli Barang Bekas

Sebelum menuju ke mall, cobalah cari barang yang kamu inginkan di toko barang bekas atau toko online macam…, yaa kamu pasti tahulah…

Kamu bisa mendapatkan barang yang kamu inginkan dengan setengah harga barang baru. Hanya saja, pastikan barang bekas yang kamu beli itu kualitasnya masih bagus karena kamu tidak mendapat garansi dari pembelian barang bekas.

 

  1. Jangan Terpaku Pada Merek Terkenal

Lihatlah harga barang, bukan merknya. Merk yang tidak populer namun memiliki kualitas dan fungsi yang sama akan menghemat banyak pengeluaranmu.

WDnet / Pixabay

WDnet / Pixabay

  1. Cari Pengganti Uang untuk Mendapatkan Barang yang Kamu Inginkan

Mau membeli barang yang harganya lumayan mahal? Akses website atau forum tertentu untuk mencari orang yang mau menukar barang yang kamu mau dengan barang yang kamu punyai.

Dengan menukar barangmu yang sudah jarang dipakai dengan barang yang kamu inginkan, kamu tidak perlu mengeluarkan uang tambahan. Semakin kecil kamu membelanjakan uang, semakin mudah kamu bisa menabung.

Pssttt.. coba kamu search grup di facebook, ada berbagai komunitas yang mereferensikan barang murah, search dengan kata kunci semisal: ‘Jual Beli Mobil Bekas Jakarta’ dan sebagainya. Pasti kamu belum coba? 🙂

 

  1. Jual Barang-Barang yang Tidak Terpakai

Ini bukan ngiklanin OLX ya..

Untuk memperoleh tambahan pendapatan, jangan buang dengan sia-sia barang yang tidak terpakai. Akses website penjualan barang bekas, dan cantumkan barang yang ingin kamu jual disitu. Dengan cara ini, kamu dapat memperoleh pendapatan tambahan dari hasil penjualan barang yang tidak terpakai.

 

  1. Menjadi Member Shopping

Seringkali kita ditawari untuk menjadi member di toko yang sering kita kunjungi untuk berbelanja. Jika kamu sering berbelanja disitu, menjadi member adalah pilihan yang bagus. Kamu akan mendapatkan diskon, hadiah, ataupun voucher secara berkala yang dapat membantumu untuk berhemat.

 

  1. Jangan Terpikat dengan Promosi yang Menipu

Cermati baik-baik promosi yang menyiasati konsumen untuk membeli barang yang tidak dibutuhkan, atau membeli barang dalam jumlah banyak karena tawaran yang menggiurkan. Kamu tidak selalu untung ketika membeli 5 barang dengan hanya membayar 4 barang saja, jika yang kamu butuhkan itu cuma satu barang saja. Pokoknya hati-hati deh, terutama Ibu-ibu ini…

 

  1. Kurangi Kebiasaan Buruk yang Menghabiskan Banyak Uang

Mulailah dengan berhenti merokok, karena itu merupakan kebiasaan yang mahal dan tidak sehat. Banyak perokok menghabiskan satu bungkus per hari.

Sekarang jumlahkan harga satu pak rokok tersebut dalam waktu sebulan. Uang yang digunakan untuk memenuhi kebiasaan buruk tersebut dapat dipakai untuk hal lain yang lebih berguna, seperti melunasi hutang, atau bahkan untuk menabung.

Kebiasaan buruk itu tidak cuma merokok saja. Contoh lain adalah kebiasaan membeli fast food setiap harinya di kantor. Jika dihitung-hitung, uang yang dipakai akan lebih banyak jika dibandingkan dengan membawa makan siang sendiri dari rumah? Setuju? Ribet dikit gapapa, yang penting hemat!

 

  1. Dapatkan Pendapatan Tambahan

Sewakan salah satu kamar di rumah atau buatlah hobi yang kamu sukai menjadi bisnis kecil yang dapat menambah pendapatan. Hasil pendapatan tambahan yang diperoleh harus langsung ditabung atau digunakan untuk melunasi hutang-hutang dan biaya yang ada.

 

  1. Bagilah Pengeluaran Harianmu

Bagilah pengeluaran harianmu dengan keluarga, teman, atau kolega dengan membeli barang atau jasa yang bisa digunakan bersama. Sebagai contoh: cari seseorang yang mau berbagi member gym dengan membeli satu member bersama.

Atau buatlah klub nebeng untuk bisa mengurangi biaya transportasi ke tempat kerja setiap harinya. Dengan cara tersebut, kamu dapat memperoleh barang atau jasa dengan setengah harga atau kurang dengan cara menggunakannya bersama.

 

  1. Teliti Kembali Metode Bankingmu

Cari Bank yang sesuai dengan kebutuhanmu. Pastikan kamu tidak membayar biaya administrasi banking lebih mahal dari sewajarnya jika dibandingkan dengan banking lainnya yang tersedia.

Beberapa bank ada yang kebanyakan biaya administrasi loh, tarik tunai ATM bayar, Cek saldo sms banking bayar, Transfer via sms banking bayar juga, coba kamu review lagi tarif apapun dari bank yang kamu gunakan.

 

  1. Teliti Kembali Pilihan Asuransi Mobil Kamu

Setiap tahun nilai mobilmu akan menurun. Pastikan kamu tidak membayar terlalu banyak pada asuransi mobil premium. Cari penawaran dari asuransi lain secara berkala untuk mencari penawaran yang terbaik.

viganhajdari / Pixabay

viganhajdari / Pixabay

  1. Mulailah Mengasuransikan Diri Dari Sekarang

Memiliki asuransi diri (jiwa/kesehatan) memang membutuhkan biaya. Apalagi jika kamu baru mendaftar ketika sudah tua, karena biayanya akan lebih mahal dibandingkan ketika mendaftar waktu masih muda.

Usahakan memiliki asuransi secepatnya dengan pertimbangan biaya yang lebih murah. Manfaat yang didapat dari asuransi sangat membantu dalam menghindari pengeluaran tidak terduga dari hal-hal yang tidak diinginkan, sehingga kamu dapat fokus untuk menabung dari pendapatan yang ada.

 

Fyuh, cukup lelah juga untuk merangkum dan membuat artikel ini.

Ada saran dan masukan terhadap artikel ini? silakan tambahkan pada kolom komentar di bawah ini.

selamat menabung! 🙂

  1. author

    Karisma ardi5 bulan ago

    terimakasih informasinya sangat bermanfaat buat saya, bener mas sumpah mas.

    Balas

Tinggalkan pesan "25 Cara Cerdas Menabung, Sumpah, Kamu Harus Baca ini"