10 Alasan Kenapa Permohonan Kartu Kredit Ditolak

2 comments 5000 views

Kartu kredit, merupakan salah satu tool finansial yang bisa bermanfaat namun bisa juga menjadi bencana bagi finansial kamu.

Artikel mengenai kartu kredit lainnya bisa kamu dapatkan dalam postingan saya yang lain.

Kali ini saya akan mencoba sharing, bagi kamu yang mengalami penolakan dalam permohonan kartu kredit.
Kenapa saya menulis artikel ini? Simple, karena banyak yang mengalami penolakan tanpa tahu sebabnya. Jadi setelah kamu membaca artikel ini, bisa kamu review kembali, barang kali ada yang terlewat. 🙂
Setelah kamu melengkapi semua persyaratan dalam pengajuan kartu kredit, kamu harus menunggu pemberitahuan dari bank, baik itu via telepon atau via surat.

Sepengetahuan saya, (belum tentu benar ya) pihak bank melakukan semacam mekanisme scoring dari data aplikasi pemohon, sehingga dihasilkan output profile calon pemegang kartu kredit.

Dari output profile itu, akan di klasifikasikan menjadi 3 tipe, yaitu:

1. Layak pegang kartu kredit

2. Layak pegang kartu kredit tapi direject dan tidak layak pegang kartu kredit tapi disetujui

3. Tidak layak pegang kartu kredit

Untuk poin kedua, memang irisan antara poin 1 dan 3. Disitu pihak bank dengan berbagai pertimbangan akan mengambil kebijakan terhadap calon pemegang kartu kredit.

 

Bisa jadi kamu akan di tolak atau di reject, kalo kamu terklasifikasi di kategori ini.
Semoga cukup jelas ya. Berikutnya saya coba rangkum 10 alasan penyebab pengajuan kartu kredit kamu ditolak, antara lain:

1. Formulir pengajuan tidak diisi dengan lengkap, ini sepele tapi penting, dari data ini pihak bank akan melakukan analisis kelayakan terhadap profil kamu.
2. Nomor kontak kamu tidak bisa dihubungi. Pastikan gunakan kontak kamu yang paling valid dalam pengajuan kartu kredit, karena pihak bank akan menghubungi kamu untuk follow up.
3. Penghasilan kamu tidak memenuhi kelayakan. Biasanya tiap bank punya batasan masing-masing. Buat kamu yang kebetulan penghasilan saat ini masih minim, pilih kartu kredit yang sesuai dengan penghasilan kamu, kalau tidak ada yg sesuai? Jangan niat bikin kartu kredit dulu lah 😁
4. Track record kamu jelek. Tahukah kamu Bank Indonesia sebagai bank sentral negeri ini memiliki data semua pemilik tunggakan kredit di semua bank. Otomatis jika record kamu buruk, utang kamu sudah bejibun, ga akan diterima pengajuan kartu kredit kamu.
5. Belum cukup umur untuk mendapatkan kartu kredit. Aturan yang umum biasanya mempersyaratkan usia minimum 21 tahun, atau kamu berusia 18 tahun tapi sudah menikah. Hari gini ada ya?? Lebih pastiny cek langsung ke pihak bank tempat kamu mengajukan kartu kredit ya.
6. Kalau kamu seorang karyawan, bisa jadi karena masa kerja kamu belum terlalu lama. History pekerjaan kamu mencerminkan kestabilan penghasilan, artinya kemampuan kamu dalam membayar tunggakan nantinya. Agak susah untuk diterima kalau history kamu berpindah-pindah tempat kerja dan memiliki periode pengangguran. 😊
7. Catatan tunggakan kredit kamu yang sebelumnya sudah merah. Pihak bank akan memperhatikan kondisi kartu kredit kamu yang lain, dan pinjaman lain kamu yang ada di bank. Apakah angsurannya lancar? Berapa tagihan yang belum dibayar? Berapa lama tagihan belum dibayar? Saldo tagihan kamu melampaui limit atau tidak?
8. Banyak melakukan pengajuan kartu kredit dalam waktu singkat. Beberapa pengusaha menggunakan fasilitas kartu kredit untuk menjalankan usahanya, untuk muterin uangnya utang dari satu kartu kredit dibayar oleh utang kartu kredit satunya dan menerus begitu. Memang ini salah satu trick dalam ndapetin modal usaha, namun belum tentu semua orang berhasil dalam trick ini, hal ini lah yang menjadi alert bagi pihak bank dan menolak pengajuan kartu kredit kamu.
9. Kamu sudah punya kartu kredit terlalu banyak. Alasannya sederhana efektifitas kredit bagi pihak bank, bagi pihak bank, terutama bank yang besar, apabila salah satu produknya dimanfaatkan dengan baik oleh nasabah menjadi poin achievment tersendiri, jadi tidak asal approve, karena mereka sudah cukup memenangkan persaingan dalam mendapatkan nasabah.
10. Cashflow bulanan kamu tidak sehat. Diatas saya sudah sebutkan bahwa segala bentuk kredit kamu di bank, sudah tercatat di bank indonesia. Tapi, kita ketahui bersama kadang hutang kita tidak hanya via bank bukan? Pihak bank juga akan menganalisa pendapatan dan pengeluaran kamu untuk memeriksa kesehata finansial kamu. Biasanya melalui copy rekening bank kamu dalam tiga bulan terakhir.


Sekian yang saya share kali ini, semoga bermanfaat, setidaknya bagi kamu yang ingin mengajukan kartu kredit pertama atau pengajuan kembali bisa memperhatikan 10 poin diatas, agar pengajuan kamu disetujui. Salam Financial Freedom! 😁

  1. author

    Cara Membuat Kartu Kredit7 bulan ago

    kalo mau bikin kartu kredit lewat marketing kartu kredit bahaya nggak ya gan..? katanya marak data yang mereka terima diperjual belikan..

    Balas
    • author
      Penulis

      blogfinansial6 bulan ago

      Pilih bang yang kredibel dan konfirmasi ke bank apakah marketingnya resmi pegawainya

      Balas

Tinggalkan pesan "10 Alasan Kenapa Permohonan Kartu Kredit Ditolak"